Enter Your Email

Sunday, February 15, 2015

Contoh Surat Keterangan Penelitian



PEMERINTAH KABUPATEN BUTUR
                           DINAS PENDIDIKAN
                SMA NEGERI 1 KULISUSU UTARA
                                               






Surat Keterangan
Nomor : 422/019/ 2014
Yang bertanda tangan di bawah ini, Kepala Sekolah SMAN 1 Kulisusu Utara menerangkan bahwa :

Friday, December 19, 2014

Tugas Pakan Hijauan Ternak

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.       Latar Belakang
Di Indonesia pada umumnya hijauan makanan ternak diperoleh dari berbagai sumber antara lain dari hasil panen sendiri, tepi-tepi jalan, pinggir-pinggir jalan, pematang sawah, tepi hutan, lapangan-lapangan tanah kuburan, perkebunan, sisa hasil pertanian dan lain sebagainya sehingga kontinuitas produksi, kuantitas dan kualitasnya tidak terjamin sebagai makanan ternak.
Hijauan merupakan sumber bahan pakan ternak yang utama dan sangat besar peranannya bagi ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba) baik untuk hidup pokok, pertumbuhan produksi (daging dan susu) maupun untuk reproduksi.
Lahan merupakan sumber daya alam yang mempunyai fungsi beragam, antara lain sebagai medium tumbuh tanaman untuk penyediaan bahan pangan, cadangan air, rekreasi, permukiman dan bangunan lain. Lahan kering merupakan lahan yang kualitas rendah. Kualitas lahan dapat ditingkatkan dengan sistem pertanian secara terpadu agar terbentuk siklus hara dan struktur lebih stabil. Salah satu teknik pertanian terpadu yang dapat diterapkan adalah dengan cara mengintegrasikan berbagai jenis tanaman.

ILMU TILIK DAN TINGKAH LAKU TERNAK (PENGAMATAN PADA AYAM KAMPUNG)

NAMA           :        SRI HELMINA 
STAMBUK   :        L1A1 13 087 
I.       PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Tingkah laku atau etologi hewan praktis telah merupakan hal yang penting sejak masa prasejarah. Tingkah laku ini dimanfaatkan oleh para pemburu dan kemudian oleh masyarakat untuk menjinakkan hewan-hewan tersebut. Sampai pada pertengahan abad ini, para ilmuwan di bidang pertanian tidak banyak mengenal ilmu tingkah laku hewan baik secara praktis sebagai hal yang penting maupun sebagai hal yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Ayam adalah salah satu jenis unggas yang dipelihara oleh masyarakat pada umumnya. Sehingga kita dapat menjumpai ayam dalam kehidupan kita sehari-hari. Ayam ini bisa juga dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharanya. Banyak orang-orang yang sengaja memelihara ayam ini dalam suatu tempat disebut sebagai peternakan ayam atau penangkaran ayam.
Kehidupan ayam dimulai dari satu butir telur yang berasal dari induknya. Dari telur yang telah dierami oleh ayam sambil dibolak-balik telurnya agar tetap hangat. Stekah 21 hari, anak ayam menggunakan paruhnya untuk memecah telur agar anak ayam bisa keluar dari cangkangnya. Jika telor tersebut sengaja tidak dierami atau tidak menetas (disebut juga telur wurung), biasanya diambil oleh pemiliknya untuk dimanfaatkan, misalnya dijual, dimasak untuk dikonsumsi sebagai lauk makan atau dijadikan sebagai obat tradisional ataupun jamu penambah darah. Khasiatnya lebih besar ayam kampung yang alami daripada ayam lehr yang merupakan hasil suntikan.

Saturday, March 1, 2014

Kelainan dan Gangguan pada Tulang.

1. Kelainan dan Gangguan pada Tulang.
Terdapat beberapa kelainan dan gangguan yang dapat terjadi pada tulang, di antaranya, rakhitis, osteoporosis, mikrosefalus, patah tulang, terkilir, kelainan bentuk tulang, dan artritis.
a. Kekurangan Vitamin D. Pada tubuh manusia, vitamin D dibentuk dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D sangat dibutuhkan untuk proses pelekatan kalsium di tulang ketika proses penulangan pada masa anak-anak. Kekurangan vitamin D biasanya terjadi karena tubuh kurang mendapat sinar matahari yang cukup. Akibatnya, anak yang kekurangan vitamin D ini menderita kelainan pertumbuhan yang disebut rakhitis. Hal tersebut ditunjukkan oleh kedua kaki yang berbentuk X atau O (Gambar 4.26).

Gambar 4.26 Rakhitis pada anak-anak. Penderita memiliki kaki berbentuk X atau O.
b. Osteoporosis.
Osteoporosis adalah kelainan tulang, yaitu kondisi tulang menjadi lebih lunak. Hal tersebut dapat terjadi karena kekurangan hormon-hormon tertentu yang membantu pelekatan kalsium. Selain itu, penderita kelainan ini dapat disebabkan juga oleh kekurangan kalsium dalam makanannya sehingga tubuhnya menggunakan kalsium yang tersimpan pada tulangnya. Akibatnya, pada tingkat tertentu tulang menjadi lebih lunak (Gambar 4.27).

Saturday, February 8, 2014

LANGUAGE FORM VS FUNCTION

Utterance from film "life of a Pi"
3’58”
Writer : So, you were raised in a zoo?
Pi         : born and raised...in pondichery, in what was the french part of india. My father owned the zoo. And I was delivered on short notice by a herpetologist who was there to check on Bengal monitor lizard. Mother and I were both healthy but the poor lizard escaped and was trampled by a frightened cassowary.
The way of karma, huh? The way of god.
Writer    : that’s quite a story. I had assumed your father was a mathematician because of your name.
Pi         : Far from it. I was named after a swimming pool.
Writer : there is a swimming pool named “pi”?
Pi         : you see, my uncle Francis was born with too much water in his lungs. They say the doctors swung Francis around by the ankles to clear the water out and that’s what gave him the huge chest and skinny legs that made him such a great swimmer.

Wednesday, October 9, 2013

A.Pengertian Epidemiologi


 1. Pengertian Epidemiologi Menurut Asal Kata        
Jika ditinjau dari asal kata Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata dasar yaitu EPI yang berarti pada atau tentang, demos yang berati penduduk dan kata terakhir adalalah logos yang berarti ilmu pengetahuan. Jadi epidemilogi adalah ilmu yang mempelajari tentang penduduk.
Sedangkan dalam pengertian modern pada saat ini EPIDEMIOLOGI adalah :
“Ilmu yang mempelajari tentang Frekuensi dan Distribusi (Penyebaran) serta Determinat masalah kesehatan pada sekelompok orang/masyarakat serta Determinannya (Faktor – factor yang Mempengaruhinya).
Suatu ilmu yang awalnya mempelajari timbulnya, perjalanan, dan pencegahan pada penyakit infeksi menular. Tapi dalam perkembangannya hingga saat ini masalah yang dihadapi penduduk tidak hanya penyakit menular saja, melainkan juga penyakit tidak menular, penyakit degenaratif, kanker, penyakit jiwa, kecelakaan lalu lintas, dan sebagainya. Oleh karena itu, epidemiologi telah menjangkau hal tersebut.