BAB
I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Di Indonesia pada
umumnya hijauan makanan ternak diperoleh dari berbagai sumber antara lain dari
hasil panen sendiri, tepi-tepi jalan, pinggir-pinggir jalan, pematang sawah,
tepi hutan, lapangan-lapangan tanah kuburan, perkebunan, sisa hasil pertanian
dan lain sebagainya sehingga kontinuitas produksi, kuantitas dan kualitasnya
tidak terjamin sebagai makanan ternak.
Hijauan merupakan
sumber bahan pakan ternak yang utama dan sangat besar peranannya bagi ternak
ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba) baik untuk hidup pokok,
pertumbuhan produksi (daging dan susu) maupun untuk reproduksi.
Lahan merupakan sumber
daya alam yang mempunyai fungsi beragam, antara lain sebagai medium tumbuh
tanaman untuk penyediaan bahan pangan, cadangan air, rekreasi, permukiman dan
bangunan lain. Lahan kering
merupakan lahan yang kualitas rendah. Kualitas lahan dapat ditingkatkan dengan
sistem pertanian secara terpadu agar terbentuk siklus hara dan struktur lebih
stabil. Salah satu teknik pertanian terpadu yang dapat diterapkan adalah dengan
cara mengintegrasikan berbagai jenis tanaman.