Enter Your Email

Sunday, December 4, 2011

Ilmu Alamiah Dasar (2)

BAB I ILMU ALAMIAH DASAR
1.      Jelaskan definisi ilmu alamiah.
Jawab :           Ilmu alamiah dasar berasal dari ilmu pengetahuan alam. Ilmu ini kadang disebut ilmu kealaman karena mengkaji struktur dan gejala alam. Ilmu alamiah dasar merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan antar bidang yang materi pokoknya banyak bersumber dari bidang—idang ilmu fisika, kimia, biologi, serta bumi dan antariksa, dalam hal ini merupakan sari-sari dasar atau pengetahuan dasar dari para ilmu pengetahuan alam atau kealaman.
2.      Apakah ciri-ciri khusus manusia sebagai makhluk ?
Jawab :          
3.      Mengapa keingintahuan manusia berbeda dengan keingintahuan hewan tingkat tinggi lainnya?
Jawab :  Karena manusia memiliki kemampuan penalaran yang tinggi dibandingkan hewan, dan kemampuan nalar ini jauh melebihi kekuatan fisiknya. Bagian otak depan
(frontalis) merupakan bagian yang berhubungan dengan motivasi diperpanjang seperti diperlukan dalam suatu kerja terencana, bagian otak samping (pelipis) menyimpan informasi pendengaran dan penglihatan yang urutannya sangat menentukan, seperti pengaturan kata dalam kalimat, bidang membran otak memungkinkan manusia melakukan pemikiran yang rumit, abstraksi, evaluasi dan estimasi pada kejadian-kejadian yang akan datang. Akibat kemampuan tersebut, kekuatan berpikirnya melebihi kekuatan fisiknya dan fisik hewan yang kuat, misalnya meskipun manusia tidak mampu mengarungi lautan layaknya ikan, tetapi berkat kemampuan berfikirnya didukung rasa ingin tahu, ia mampu menciptakan kapal.
4.      Jelaskan penyebab ilmu alamiah berkembang terus.
Jawab :  karena besarnya keingintahuan manusia akan gejala-gejala alam yang ada, akibatnya manusia terus mencari-cari penyebab dan cara mencegah gejala alam, misalnya banjir. Mitos-mitos juga mempengaruhi perkembangan ilmu alamiah karena mannusia ingin mencari kebenaran mitos tersebut yang ada kaitannya dengan alam.
5.      Apakah mitos dan legenda? Jelaskan
Jawab:   mitos adalah perkiraan-perkiraan/ dugaan-dugaan manusia (zaman dulu, karena belum berkembangnya pemikiran ilmiah) terhadap gejala alam yang mereka sangkut pautkan dengan makhluk yang luar biasa pula. Mitos adalah sejenis pengetahuan juga yang dapat mengisi wawasan berpikir manusia dalam rangka berkembangnya nalar manusia. Legenda adalah.......
6.      Sebutkan tokoh-tokoh yunani pembawa perubahan ke arah pemikiran ilmiah.
Jawab :  Thales, Anaximander, Anaximenes, Phytagoras, Demokrithos, Aristoteles, Erastothenes, dll.
7.      Kapankah pengamatan dapat tumbuh menjadi pengetahuan?
Jawab:   Ketika suatu proses rasa ingintahu dari apa yang kita amati bisa dibuktikan maka hal itu dapat tumbuh sebagai pengetahuan.
8.      Uraikan langkah-langkah yang digunakan dalam menerapkan metode ilmiah.
Jawab :          
9.      Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah metode ilmiah untuk menghasilkan kebenaran yang berlaku umum.
Jawab :
-                Permasalahan dan rumusannya. Permasalahan merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan namun tidak ditentukan permasalahan yang spesifik maka menumbuhkan penginderaan yang teliti. Di bagian ini kita menentukan masalah/pertanyaan yang tepat.
-                Hipotesis. Hipotesis adalah pernyataan dalam bentuk dugaan sementara yang harus dibuktikan. Meskipun tidak semua penelitian menggunakan hipotesis, tetapi hipotesis berfungsi menjadi pedoman dalam pekerjaan penelitian.
-                Pengujian hipotesis. Merupakan kerja pokok dalam metode ilmiah. Tahap ini merupakan kegiatan mengumpulkan data dan fakta yang relevan berguna untuk memperlihatkan apakah terdapat fakta yang mendukung hipotesis atau tidak.
-                Penarikan Kesimpulan. Yang mengacu pada penerimaan dan penolakan hipotesis. Pernyataan dari suatu kesimpulan biasanya sudah merupakan intisari hasil penelitian dan sudah dapat dimasukkan dalam suatu bagian dari kerangka teori.

BAB IV SEJARAH KEHIDUPAN
1.      Bagaimana ciri-ciri makhluk hidup?
Jawab:   Pemanfaatan energi, bereproduksi, tumbuh dan berkembang, adaptasi evolusioner, respon terhadap rangsang, homostatis, dan memiliki daur hidup.
2.      Sehubungan dengan asal usul hidup menurut beberapa teori, bagaimana prinsip masing-masing teori tersebut?
Jawab:           
-         Teori abiogenesis, menyatakan bahwa mahluk hidup berasal dari benda mati.
-         Teori Biogenesis, meyatakan Omne vivum ex ovo (setiap makhluk hidup berasal dari telur), Omne ovum ex vivo (setiap telur berasal dari makhluk hidup), dan Omne vivum ex vivo (setiap makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya).
-         Teori kreasi khas, menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh zat supranatural (ghaib) pada saat yang istimewa.
-         Teori Kosmozoan, menyatakan bahwa kehidupan yang ada di planet ini berasal dari mana saja.
-         Teori Evolusi Kimia, menyatakan bahwa kehidupan yang ada di dunia ini muncul berdasarkan hukum fisika kimia.
-         Teori Keadaan Mantap, menyatakan kehidupan tidak mempunyai asal usul.
3.      Bagaimana pendapat Aristoteles tentang asal usul hidup?
Jawab:   Menurut Aristoteles makhluk hidup yang pertama kali menghuni bumi ini berasal dari benda mati, ia mengetahui bahwa telur-telur ikan apabila menetas akan menjadi ikan yang sifatnya sama seperti induknya, walau demikian ia berkeyakinan bahwa ada ikan yang berasal dari Lumpur yang terbentuk secara spontan.
4.      Jelaskan perbedaan teori asal-usul kehidupan berdasarkan teori Abiogenesis dan Biogenesis.
Jawab:   Dalam teori abiogenesis menjelaskan bahwa makhluk hidup yang pertama kali menghuni bumi ini berasal dari benda mati,begitu pula makhluk hidup sekarang, misalnya ikan berasal dari lumpur yang terbentuk secara spontan. Sedangkan dalam teori biogenesis menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya yang berasal dari telur dan telur berasal dari makhluk hidup.
5.      Jelaskan percobaan Stanley.L.Miller tentang asal usul benda hidup.
Jawab:   Miller mendesain model alat laboratorium sederhana yangg dapat digunakan untuk membuktikan hipotesis Harold Urey. Ke dalam alat dimasukkanya gas hidrogen, metana, amonia dan air. Alat itu di panaskan selama seminggu, sehingga gas-gas itu dapat tercampur didalamnya. Sebagai penggant halilintar, Miller mengaliri perangkat dengan aliran listrik bertegangan tinggi yang menyebabkan gas-gas membentuk suatu zat baru. Kedala perangkat juga dilakukan pendinginan sehingga gas-gas hasil reaksi dapat mengembun. Pada akhir minggu, hasil pemeriksaan terhadap air yang tertampung dalam perangkap embun dianalisis secara kosmografi. Ternyata air itu mengandung senyawa organik sederhana, seperti asam amino, adenine dan gula sederhana seperti ribose.
6.      Jelaskan teori asal usul kehidupan : Teori Evolusi Kimia.
Jawab:           
7.      Jelaskan tentang teori evolusi bioligi menurut Alexander Oparin.
Jawab:           
8.      Berdasarkan pendapat Urey, kondisi apa saja yang mendukung terbentuknya makhluk hidup dari berbagai molekul zat di atmosfer?
Jawab:           
a.      Kondisi 1: tersedianya molekul-molekul metana, amonia, uap air, dan hidrogen yang sangat banya di atmosfer bumi.
b.      Kondisi 2: adanya bantuan energi yang timbul dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar kosmis yang menyebabkan zat-zat tersebut bereaksi membentuk molekul zat yang lebih besar.
c.       Kondisi 3: terbentuknya zat hidup yang paling sederhana yang susunan kimianya dapat disamakan dengan susunan kimia virus, dan
d.      Kondisi 4: dalam jangka waktu yang lama (berjuta-juta tahun) zat hidup yang terbentuk berkembang menjadi sejenis organisme (makhluk hidup yang lebih kompleks.




BAB V MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA
1.      Apakah yang dimaksud dengan ilmu lingkungan?
Jawab:            Ilmu Lingkungan yaitu ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang lingkungan secara umum dan khusus.
2.      Mengapa Ekologi merupakan dasar ilmu lingkungan?
Jawab : Karena dalam ekologi di bahas tentang hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungannya.
3.      Apa yang di maksud dengan ekosistem?
Jawab : Ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentukkeseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
4.      Sebutkan dan jelaskan Komponen lingkungan Hidup.
Jawab: komponen-komponen lingkungan hidup yaitu:
-         Abiotic environtment, atau lingkungan fisik yang terdiri atas unsur-unsur air, udara, lahan, dan energi serta bahan mineral yang terkandung di dalamnya.
-         Biotic environtment, atau lingkungan hayati yaitu unsur-unsur hewan, tumbuhan dan margasatwa lainnya serta bahan baku hayati industri.
-         Cultural environtment, atau lingkungan kultural sosekbud, yang unsur unsurnya disebut sistem-sistem sosial, ekonomi dan budaya serta kesejahteraan.
5.      Begaimana hubungan/ keterkaitan antara komponen-komponen lingkungan hidup?
Jawab : udara sejuk, segar dan tidak tercemar tentu saja sangat menyokong kehidupan manusia sebagai lingkungan kulturalnya. Di negeri yang penduduknya telah memiliki kemampuan ekonomi yang kuat, pembangunan fisik sangat menonjol. Jelas terjadi saling keterkaitan antara ketiga komponen lingkungan. Interaksi terjadi pula antar unsur-unsur dalam suatu komponen lingkungan. Unsur air, udara, lahan dan energi di dalam lingkungan fisik, misalnya kualitas air yang dipengaruhi oleh struktur dasar perairan yang merupakan bagian dari lahan.
6.      Apa yang dimaksud dengan rantai makanan?
Jawab : Rantai makanan adalah suatu sistem kehidupan yang disusun oleh tumbuhan dan berbagai jenis hewan.
7.      Berikan contoh rantai makanan dalam kehidupan anda sehari-hari.
Jawab : Misalnya, plankton – ikan – kucing – anjing - dekomposer
8.      Apa yang dimaksud dengan ekosistem?
Jawab : Ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentukkeseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
9.      Jelaskan dampak terhadap lingkungan bila terjadi kebakaran hutan.
Jawab : Kebakaran hutan menjadikan lingkungan tidak stabil, karena jika hujan maka penyerapan air oleh tumbuhan dan pepohonan tidak berlangsung di areal yang terkena kebakaran. Akibatnya lahan rentan banjir.
10. Jelaskan dampak terhadap lingkungan bila kita menangkap ikan dengan bahan peledak.
Jawab : Jika kita menangkap ikan dengan bahan peledak, itu sangat membahayakan terhadap ekosistem laut. Seperti di kampung saya, ada orang-orang yang menangkap ikan dengan peledak, akhirnya komunitas ikan-ikan menjadi berkurang jumlahnya dan lama kelamaan menjadi suatu kelangkaan ikan di daerah tersebut.

4 comments: