Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts

Saturday, July 7, 2012

Resensi Buku: Perahu Kertas


Judul Buku : Perahu Kertas
Penulis : Dee
Penerbit : Bentang Pustaka, Jogjakarta
Cetakan : Pertama, Agustus 2009
Tebal : xii + 444 halama

KARYA-KARYA Dewi Lestari atau yang populer dengan nama pena Dee, memang banyak mengangkat tema cinta, mulai Supernova (tiga seri), Filosofi Kopi, hingga Rectoverso. Demikian pula novel terbarunya ini, Perahu Kertas, masih kental tema cinta. Bedanya, novel ini bergenre populer dan menggunakan tokoh remaja yang berproses hingga menemukan kematangannya.

Cerpen: SEBATANG KARA


          Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pentakziah sudah pulang.Sementara Fandy masih duduk sambil sesekali menyeka air matanya.Ibu yang selama ini paling dia hormati dan cintai, tadi malam telah meninggal dunia, menghadap Tuhan Yang Maha Esa.
          Burung – burung camar terbang rendah dan sesekali mencelupkan paruhnya di air laut.Bu Indri dan suaminya masih berdiri dibelakang sambil menunggu Fandy.Kedua orang tua asuh itu sangat setia kepada Fandy.
          “Rasanya saya sudah tidak punya siapa – siapa lagi, Bu,” tiba – tiba Fandy berkata dengan suara agak berat.
          Bu Indri memegang lengan Fandy sambl mengelus rambutnya.“Jangan berkata begitu, anakku.Kami akan menjadi orang tuamu sampai kapanpun.”
          “Sampai saya mandiri ?” desak Fandy.

Menganalisis Karya Sastra (Cerpen)


Menganalisis sebuah karya sastra [cerpen] melalui unsur – unsur intrinsiknya, dengan cerpen sebatang kara.
1).TEMA :
“Sebatang Kara” bertema mengenai keteguhan hati seorang anak yatim piatu yang tidak ingin                                                 bergantung  kepada orang lain.tema tersebut memiliki subtema mengenai kebaikan hati seseorang.
2).LATAR :
- Latar tempat   : Tanah pemakaman,rumah Bu Indri.
- Latar Suasana :  Kesedihan, Ketegaran, dan keteguhan serta kesibukan.
- Latar Waktu    : Saat di pemakaman, saat di rumah Bu Indri.
3).PENOKOHAN :
Fandy : Tegar dan mandiri.
Bu Indri : Baik hati dan Penyayang.

MEMBACA CEPAT (SPEED READING)


Nama     :    Liana Wahyu Irawati
Stambuk :     A1 D1 10 112
Kelas      :    Genap

Membaca adalah suatu cara untuk mendapatkan informasi dari sesuatu yang tertulis, dan merupan cara yang paling tepat untuk kita dalam menguasai dunia. Sesungguhnya membaca itu tidak selalu memakan waktu, apa bila kita tahucara menyiasatinya. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknik speedreading (teknik membaca cepat).
Penerapan teknik membaca cepat ini memberikan banyak keuntungan. Antaralain, informasi yang diserap jauhlebih banyak dalam tempo waktu yang lebih singkat. Dengan membaca cepat, secara perlahan memori kita dilatih untuk menyimpan informasi dengan struktur yangtertatah dan mudah untuk diingat kembali keuntungan lainnya maka kitra terlati untuk melihat informasi dengan titikpandang yang tetap hasil baca yang jauhlebih banyak dari pada membaca dengan cara biasa.

Makalah: Teori belajar sebagai landasan PAI


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
   Manusia adalah makhluk individu dan makhluk social. Dalam hubungan   dengan manusia sebagai makhluk social, terkandung suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak lepas dari individu lainnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ketidak terbatasannya akal dan keinginan manusia, untuk itu perlu dipahami secara benar mengenai pengertian proses dan interaksi belajar. Belajar dan mengajar adalah dua kegiatan yang tunggal tapi memang memiliki makna yang berbeda. Belajr diartikan sebagai suatu perubahan tingkah laku karena hasil dari pengalaman yan diperoleh. Sedangkan mengajar adalah kegiatan menyediakan kondisi yang merangsang serta mengarahkan kegiatan belajar siswa/ subjek belajar untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang dapat membawa perubahan serta kesadaran diri sebagai pribadi.

Contoh makalah tentang Makanan


BAB I
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Makanan yang kita konsumsi menyediakan bahan baku dan energi untuk pergrakan sistem didalam tubuh yang sangat kompleks,pertumbuhan terus menerus,serta perbaikan dalam regenerasi sel. Setiap hari, tubuh kita sibuk  membuang sel-sel yang telah tua,rusak,ataupun mati,serta dengan se-sel yang baru dan sehat.
Untuk memelihara tubuh agar tetap sehat, kita perlu makan makanan yang menyediakan energi dari bahan baku sebaik mungkin. Makanan ini kita sebut sebagai “Makanan Berkhasiat”. Selain itu juga,kita juga perlu menghindari makanan yang dapat mengganggu proses-proses di atas atau dapat merugikan kita.

Pengertian membaca kritis

Membaca Kritis adalah kegiatan membaca yang dilakukan secara bijaksana, mendalam, evaluastif, dengan tujuan untuk menemukan keseluruhan bahan bacaan. Baik makna baris-baris, makna antar baris, maupun makna balik baris.

Membuat Artikel yang Berjudul Membaca cepat


Oleh
Waita
A1D110121

MEMBACA CEPAT
            Banyak dikalangan masyarakat bahkan dari kalangan pelajar, baik di tingkat SD, SMP, SMA, serta dikalangan mahasiswa, kecepatan membacanya masih dibawah standar atau masih belum efektif dan efisien. Sementara pada era informasi dan komunikasi yang serba cepat ini, diharapkan seorang profesional dapat mengikuti laju perkembangan zaman, maka ia dituntut memiliki kemahiran membaca yang efektif dan efisien. Salah satu alasannya, karena arus penyebaran informasi dewasa ini begitu membludak hampir tiada henti. Dengan demikian, jika seseorang yang menyandang jabatan profesional tidak memiliki kemahiran membaca yang layak atau berkemampuan membaca yang efektif dan efisien maka dapat dipastikan dirinya akan banyak mengalami hambatan dalam mengambangkan keprofesionalannya.

Friday, July 6, 2012

Grammar: ALIKE AND LIKE

Usage Tip
Use 'alike' to mean 'like each other'. Use 'like' to mean 'like someone else'.
Example Sentences
We are very much alike.
Tom looks like Peter.

A. LIKE

a. LIKE as verb.

As a verb, LIKE = “suka/menyukai”, and because it is a stative verb, so like is not used in tenses which is not progressive/continuous.
Subject + LIKE + noun/pronoun
Subject + LIKE + infinitive
Subject + LIKE + gerund
The pattern above are in simple present. In another non-progressive tenses, we add auxialary before LIKE (ex: will like, may like, would have liked, had liked, dst.)

Wednesday, July 4, 2012

ANALISIS PUISI “PERCAKAPAN MAUT” KARYA IRIANTO IBRAHIM


SEBUAH PENDEKATAN SEMIOTIK
ARDIN
A1D2 10 116
PENDAHULUAN
Puisi adalah suatu bentuk ekspresi dari pengalaman imajinatif yang di susun sedemikian rupa sehingga mampu menimbulkan kesan artistic atau estetik.Dalam hal menganalisis puisi, bahasa merupakan medium utama dari karya sastra.Bahasa sebagai ujaran yang di hasilkan dari alat ucap manusia mengandung suatu kekuatan tanda atau makna di dalamnya.Kekuatan tanda itu muncul dari hubungan tanda dengan tanda(sintaksis), hubungan tanda dengan maknanya(semantik), dan hubungan tanda dan pengguna (pragmatik).
Semiotik atau semiologi merupakan terminology yang merujuk pada ilmu yang sama. Istilah semioloi lebih banyak di gunakan di eropa sedangkan semiotic lazim di pakai oleh ilmu Amerika. Semiotik modern mempunyai dua pakar terkenal yaitu Charles Shander Peirce dan Ferdinan de sausure. Peirce mengusulkan kata semiotic yang sebenarnya telah di gunakan oleh ahli filsafat jerman Lambert pada abad (XV II) sebagai sinonim kata logika. Dengan mengembangkan teori semiotic, peirce memusatkan perhatian pada fungsinya tanda pada umumnya.Ia memberi tempat penting pada

MEMBACA KRITIS


            Pada abad informasi dan komunikasi yang serba ini kaum intelektual dituntut untuk bisa membaca kritis.karenakaum Intelektual diharapkan untuk dapat mengikuti perkembangan zaman ,dengan menambah wawasan,dan mengembangkn ilmu pengetahuan dengan membaca buku,karena buku merupakn jendela ilmu pengetahuan dunia,hanya orang yang senang membaca yang dapat mengetahui banyak informasi.semakin banyak membaca semakin banyak pula informasi yang kita peroleh.
            Akan tetapi,tidak semua informasi yang anda baca itu benar adanya,karena itu,informasi yang ada dibuku itu,jangan diterima begitu saja,anda perlu mengkritisnya,karena buku merupakan karya segelintir orang yang memiliki keterbatasan dan tidak menutup kemungkinan informasi yang ada dibuku itu muangkin ada kesalahan,kekeliruan atau bahkan  tidak lengkap. Dan jika informasi yang anda dapat salah maka akan sulit mengembangkan pengetahuan anda dalam kehidupan sehari-hari.olehnya itu anda sangat dituntut untuk bias membaca kritis agar tidak terjadi kesalahan dalam menerima infomasi. 

Mencari Struktur Fisik dalam puisi “alamat maut” Karya iriyanto ibrahim


Puisi
Alamat Maut
Karya Iriyanto Ibrahim
Kaupun tak akan melihat pantai itu dari jendela
meski dengan bibir bergetar
dengan mata nanar
terlalu singkat sebagai derita
namun,teramat panjang sebagai duka

ada nada pilu tersendat
dasar laut yang menandai maut
dan lambaian penghabisan yang luput dari ingatan
lebih dalam dari segala alasan

Analisis Novel : Lelaki Bersorban Cinta


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
            Dalam menganalisis karya fiksi yakni novel yang berjudul Lelaki Bersorban Cinta ini menggunakan beberapa teori yang didalamnya mencakup teori-teori strukturalisme. Dimana teori stukturalisme ini secara etimologis, struktur berasal dari kata structura, bahasa latin, yang berarti bentuk atau bangunan. Asal muasal strukturalisme dapat dilacak dalam poetica Aristoteles, dalam kaitannya dengan tragedi, lebih khusus lagi dalam pembicaraannya mengenai plot. Konsep plot harus memiliki ciri-ciri yang terdiri atas kesatuan, keseluruhan, kebulatan dan keterjalinan (Teeuw, 1988:121-134). Dimana dapat dijelaskan dalam teori strukturalisme bahwa hubungan karya sastra dengan masyarakat, dengan teknologi informasi yang menyertainya, minat masyarakat terhadap manfaat penelitian interdisiplin, memberikan pengaruh terhadap

Mencari unsur instrinsik dalam puisi “alamat maut” Karya iriyanto ibrahim


Puisi
Alamat Maut
Karya Iriyanto Ibrahim
Kaupun tak akan melihat pantai itu dari jendela
meski dengan bibir bergetar
dengan mata nanar
terlalu singkat sebagai derita
namun,teramat panjang sebagai duka

ada nada pilu tersendat
dasar laut yang menandai maut
dan lambaian penghabisan yang luput dari ingatan
lebih dalam dari segala alasan

ANALISIS PUISI “PANTAI KATEMBE” KARYA IRIANTO IBRAHIM



SUGENG SANTOSO
A1D2 10 066

PENDAHULUAN

Puisi adalah suatu bentuk ekspresi dari pengalaman imajinatif yang di susun sedemikian rupa sehingga mampu menimbulkan kesan artistic atau estetik.Dalam hal menganalisis puisi, bahasa merupakan medium utama dari karya sastra.Bahasa sebagai ujaran yang di hasilkan dari alat ucap manusia mengandung suatu kekuatan tanda atau makna di dalamnya.Kekuatan tanda itu muncul dari hubungan tanda dengan tanda(sintaksis), hubungan tanda dengan maknanya(semantik), dan hubungan tanda dan pengguna (pragmatik).
Semiotik atau semiologi merupakan terminology yang merujuk pada ilmu yang sama. Istilah semioloi lebih banyak di gunakan di eropa sedangkan semiotic lazim di pakai oleh ilmu Amerika. Semiotik modern mempunyai dua pakar terkenal yaitu Charles Shander Peirce dan Ferdinan de sausure. Peirce mengusulkan kata semiotic yang sebenarnya telah di gunakan oleh ahli filsafat jerman Lambert pada abad (XV II) sebagai sinonim kata logika. Dengan mengembangkan teori semiotic, peirce memusatkan perhatian pada fungsinya tanda pada umumnya.Ia memberi tempat penting pada tanda-tanda linguistik , meskipun bukan hal yang